Ikhtisar industri →
Ikhtisar industri →
Ikhtisar industri →
Ikhtisar industri →
Flow Assurance
Prevents deposits and maintains flowability of hydrocarbons from reservoir to processing facility.
Asset Integrity
Protects equipment from corrosion, microbial attack, and dissolved gases that degrade pipelines and vessels.
Water Management
Treats and manages produced water for safe disposal or reinjection, meeting environmental compliance requirements.
Product Maximization
Enhances oil recovery, separation efficiency, and output quality across production and processing operations.
Gas Treatment
Glycol and amine solutions for gas dehydration, hydrate inhibition, and acid gas removal — with dedicated bulk logistics.
Raw Water Treatment
Coagulants, flocculants, disinfectants, and conditioning chemicals for municipal and industrial raw water intake and clarification.
Process Water Treatment
Treatment chemicals for cooling systems, boilers, RO membranes, ion exchange, and thermal desalination across power, refinery, and petrochemical operations.
Wastewater Treatment
Coagulants, flocculants, and specialty chemicals for industrial and municipal effluent treatment and discharge compliance.
Liquid Chlorine Indonesia
High-purity liquid chlorine supplied nationwide in cylinders, ton containers, and bulk tankers for water disinfection, industrial processing, and chemical manufacturing.
Lubricant
Finished lubricant products — distributed in partnership with Fuchs Lubricants.
Lubricant Additives
Performance additive components for formulating industrial, automotive, and specialty lubricants.
Base Oils
High-quality base stocks for lubricant formulation, from mineral to synthetic grades.
Beranda Produk Gas Treatment TEG — Triethylene Glycol

TEG — Triethylene Glycol

TEG kemurnian tinggi untuk gas dehydration kontinu dalam glycol contactor, menghilangkan uap air dari gas alam untuk memenuhi spesifikasi dewpoint dan transmisi pipeline.

Gas Dehydration Glycol Contactor Dewpoint Control Pipeline Specification ≥99% Purity
Fungsi Utama
Gas dehydration (penghilangan air)
Penggunaan Umum
Sirkulasi kontinu dalam glycol contactor
Masalah Sasaran
Uap air dalam aliran gas alam
Area Aplikasi
Sistem gas processing dan transmisi

Ikhtisar

Triethylene glycol (TEG) adalah solvent standar industri untuk gas dehydration kontinu, digunakan di plant pemrosesan gas alam, platform offshore, unit persiapan feed gas LNG, dan pipeline transmisi gas. Dalam unit glycol dehydration, wet gas bersentuhan dengan lean TEG pada kolom absorber (contactor). TEG secara selektif menyerap uap air dari aliran gas. Glycol yang kaya air kemudian diregenerasi dalam reboiler pada suhu sekitar 200°C, mengembalikannya menjadi lean TEG untuk disirkulasikan kembali.

TEG lebih disukai dibanding monoethylene glycol (MEG) dan diethylene glycol (DEG) untuk layanan dehydration karena tekanan uapnya yang lebih rendah (meminimalkan kehilangan glycol bersama gas), suhu regenerasi yang lebih tinggi (memungkinkan dehydration yang lebih dalam), dan stabilitas termal yang lebih baik. Unit TEG yang dirancang dengan baik dapat menurunkan water dewpoint gas alam hingga di bawah −10°C, memenuhi sebagian besar spesifikasi gas pipeline.

Aplikasi Umum

  • Gas dehydration gas alam sebelum ekspor pipeline, mencapai spesifikasi water dewpoint (umumnya −8°C hingga −20°C)
  • Perawatan gas platform offshore sebelum ekspor atau injeksi gas-lift
  • Persiapan feed gas LNG, menghilangkan air curah sebelum molecular sieve dryer
  • Gas dehydration overhead condensate stabiliser
  • Fuel gas conditioning untuk mencegah pembentukan hydrate dalam perpipaan distribusi
  • Gas dehydration associated gas pada fasilitas produksi hulu

Pertimbangan Operasional

  • Laju sirkulasi TEG dan kemurnian lean TEG secara langsung menentukan dewpoint gas keluaran. Konsentrasi lean TEG umumnya berkisar 99,0–99,9 wt%.
  • Suhu reboiler harus dikendalikan secara cermat. Panas berlebih di atas 204°C mempercepat degradasi TEG dan meningkatkan kehilangan produk.
  • Senyawa BTEX yang terikut (benzena, toluena, etilbenzena, xilena) ikut terserap bersama air dan terlepas saat regenerasi. Penanganan vent gas dan pengendalian BTEX merupakan pertimbangan lingkungan yang penting.
  • Make-up TEG sebaiknya memiliki kemurnian yang setara atau lebih tinggi dari lean glycol dalam sistem agar tidak terjadi akumulasi kontaminan dan produk degradasi.
  • Sampling rutin terhadap glycol yang bersirkulasi serta pemantauan pH, warna, dan kandungan besi disarankan untuk menilai kondisi sistem dan menjadwalkan penggantian glycol.

TEG vs. MEG Selection

Kriteria TEG MEG
Fungsi utama Gas dehydration (absorber) Hydrate inhibition (injeksi)
Metode aplikasi Sirkulasi kontinu dalam contactor Injeksi & recovery kontinu
Suhu regenerasi ~200°C (atmosferik) ~130°C (atmosferik)
Dewpoint yang dapat dicapai −10°C hingga −25°C Tidak berlaku (pengendalian hydrate)
Tekanan uap Sangat rendah, kehilangan fase gas minimal Lebih tinggi, lebih volatil
Stabilitas termal Sangat baik hingga ~200°C Baik hingga ~130°C

Produk Terkait