Ikhtisar industri →
Ikhtisar industri →
Ikhtisar industri →
Ikhtisar industri →
Flow Assurance
Prevents deposits and maintains flowability of hydrocarbons from reservoir to processing facility.
Asset Integrity
Protects equipment from corrosion, microbial attack, and dissolved gases that degrade pipelines and vessels.
Water Management
Treats and manages produced water for safe disposal or reinjection, meeting environmental compliance requirements.
Product Maximization
Enhances oil recovery, separation efficiency, and output quality across production and processing operations.
Gas Treatment
Glycol and amine solutions for gas dehydration, hydrate inhibition, and acid gas removal — with dedicated bulk logistics.
Raw Water Treatment
Coagulants, flocculants, disinfectants, and conditioning chemicals for municipal and industrial raw water intake and clarification.
Process Water Treatment
Treatment chemicals for cooling systems, boilers, RO membranes, ion exchange, and thermal desalination across power, refinery, and petrochemical operations.
Wastewater Treatment
Coagulants, flocculants, and specialty chemicals for industrial and municipal effluent treatment and discharge compliance.
Liquid Chlorine Indonesia
High-purity liquid chlorine supplied nationwide in cylinders, ton containers, and bulk tankers for water disinfection, industrial processing, and chemical manufacturing.
Lubricant
Finished lubricant products — distributed in partnership with Fuchs Lubricants.
Lubricant Additives
Performance additive components for formulating industrial, automotive, and specialty lubricants.
Base Oils
High-quality base stocks for lubricant formulation, from mineral to synthetic grades.
Proyek

Bulk fuel lolos uji. Dasar tangki tidak.

Operator offshore besar ini mengganti filter bahan bakar setiap 2 hari hingga 1 minggu. Dua program aditif lain sudah dicoba sebelumnya, namun hanya memberikan efek yang minim. Diagnosis Lamurindo melangkah lebih jauh dari sampel bulk fuel dan menemukan sumber sebenarnya mengendap di dasar tangki.

Pelanggan Operator offshore besar
Aplikasi Filtrasi bahan bakar diesel marine
Sebelum Penggantian filter setiap 2 hari hingga 1 minggu
Setelah Usia filter diperpanjang hingga 2 bulan

Dua aditif sudah digunakan. Tidak satu pun berhasil mengatasinya.

Sistem bahan bakar offshore milik operator ini menyumbat filter dalam siklus sesingkat 2 hari, tidak pernah lebih dari seminggu. Dua aditif bahan bakar lain sudah diuji coba untuk mengatasinya, dan keduanya hanya memberikan perbaikan minor, bukan solusi jangka panjang yang dibutuhkan operasi ini.

Langkah pertama Lamurindo adalah diagnosis, bukan dosing. Sampel bahan bakar diuji untuk Filter Blocking Tendency (FBT) sesuai ASTM D2068, metode industri untuk memprediksi seberapa besar bahan bakar akan mengotori filter. Bulk fuel menunjukkan FBT 2.36, cukup tinggi untuk menjelaskan penyumbatan yang sering terjadi ini dengan sendirinya.

Berdasarkan hasil ini, Lamurindo merekomendasikan aditifnya. Pengujian lab menurunkan FBT bulk fuel menjadi 1.35, perbaikan yang jelas dan cukup untuk membenarkan langkah membawa aditif ini dari lab ke uji coba lapangan pada sistem yang sebenarnya.

Uji coba lapangan menemukan masalah yang lebih parah dari yang ditunjukkan sampel lab.

2.36 → 1.35FBT bulk fuel (ASTM D2068), hasil lab
6.08 → 1.68FBT dasar tangki, uji coba lapangan
2 hari–1 mgg → 2 bulanInterval penggantian filter
2Aditif lain yang sudah dicoba, efek minor

Sampel bulk fuel bisa lolos uji, sementara tangki terus membuat filter gagal.

01

Penyumbatan yang sering sudah menjadi masalah biaya

Penggantian filter setiap 2 hari hingga 1 minggu berarti intervensi konstan, pengeluaran consumable, dan risiko downtime bahkan sebelum uji coba dimulai.

02

Dua aditif sebelumnya sudah gagal memenuhi ekspektasi

Operator sudah mengeluarkan biaya untuk dua program treatment lain dengan efek yang minor. Karena itu, rekomendasi berikutnya harus diverifikasi, bukan sekadar diasumsikan.

03

Kontaminasi sebenarnya bersembunyi di dasar tangki

Hasil bulk fuel dengan FBT 1.35 saja sudah terlihat seperti keberhasilan, sementara sludge yang mengendap di dasar tangki dengan FBT 6.08 terus memasok kontaminan ke filter.

04

Penggantian filter offshore membawa risiko yang tidak sebanding

Setiap penggantian filter tambahan di offshore menambah manhour, penanganan limbah, dan eksposur di lingkungan platform yang aktif beroperasi, bukan sekadar penggantian sederhana di darat.

Uji di titik sludge sebenarnya mengendap, lalu tangani di sana.

Setelah hasil lab yang menjanjikan pada bulk fuel, Lamurindo mendorong diagnosis lebih jauh dalam uji coba lapangan dan mengambil sampel bahan bakar dari dasar tangki, tempat sludge paling mungkin mengendap. Sampel ini menunjukkan FBT 6.08, jauh lebih buruk dari hasil bulk fuel dan menjadi penjelasan kuat mengapa dua aditif sebelumnya gagal mengatasi masalah ini.

Treatment berlanjut sepanjang periode uji coba dengan menyasar langsung kontaminasi di dasar tangki tersebut. FBT di dasar tangki turun menjadi 1.68, dan hasil operasionalnya pun mengikuti: usia filter diperpanjang hingga 2 bulan, naik dari siklus yang sebelumnya sesingkat 2 hari.

Baseline FBT 2.36, bulk fuel Filter tersumbat setiap 2 hari hingga 1 minggu meski dua program aditif lain sudah digunakan.
Hasil Lab FBT 1.35, bulk fuel Aditif Lamurindo direkomendasikan berdasarkan FBT baseline dan dikonfirmasi melalui pengujian lab.
Tervalidasi Lapangan FBT 6.08 → 1.68, dasar tangki Uji coba lapangan mengungkap kontaminasi di dasar tangki dan menguranginya, sehingga memperpanjang usia filter hingga 2 bulan.

Menemukan kontaminasi sama pentingnya dengan mengatasinya.

Angka utamanya adalah usia filter yang naik dari hitungan hari menjadi 2 bulan. Bagian yang membuatnya bisa diulang adalah menguji dasar tangki secara terpisah dari bulk fuel, sehingga treatment menyasar titik sebenarnya masalah ini berada.

Intervensi offshore lebih sedikitMemperpanjang usia filter dari sesingkat 2 hari menjadi 2 bulan memangkas manhour dan penanganan limbah secara signifikan di platform yang aktif beroperasi.
Diagnosis, bukan sekadar dosingMenguji bahan bakar dasar tangki bersama bulk fuel menangkap kontaminasi yang akan terlewat jika hanya mengandalkan sampel bulk rutin.
Terverifikasi sebelum melangkah lebih jauhUji coba lab lalu lapangan memberi operator bukti yang tervalidasi di lapangan, setelah dua aditif sebelumnya gagal memenuhi ekspektasi.
Perencanaan maintenance lebih dapat diprediksiInterval filter yang lebih panjang dan konsisten memungkinkan operator merencanakan intervensi, bukan sekadar bereaksi terhadapnya.

Masih mengganti filter setiap beberapa hari meski sudah mencoba aditif?

Lamurindo menguji bulk fuel dan bahan bakar dasar tangki secara terpisah, sehingga treatment menyasar sumber kontaminasi yang sebenarnya, bukan hanya yang tampak pada sampel rutin.

Hubungi kami soal masalah penyumbatan filter Anda →