Apa yang Diukur oleh Angka Oktan
Angka oktan mengukur ketahanan gasoline terhadap autoignition, yaitu penyalaan sendiri campuran udara-bahan bakar yang tidak terkendali sebelum busi menyala. Fenomena ini, disebut engine knock atau pinging, menghasilkan suara metalik yang khas, menyebabkan tekanan termal pada piston dan bearing, dan dapat menyebabkan kerusakan mesin yang parah jika detonasi berlangsung terus-menerus. Mesin turbocharged dan high-compression modern sangat sensitif terhadap kualitas oktan. Knock sensor memundurkan waktu pengapian untuk melindungi mesin, yang secara langsung menurunkan output daya dan efisiensi bahan bakar saat oktan tidak mencukupi.
Research Octane Number (RON) adalah parameter spesifikasi utama gasoline di sebagian besar pasar. Octane improver memungkinkan refiner dan blender memenuhi target ini secara ekonomis dari stok dasar yang tersedia.
Kimia Octane Improver
| Jenis | Catatan |
|---|---|
| Metallic organometallics | Respons oktan tinggi per satuan massa; beberapa pasar membatasi penggunaannya karena kekhawatiran terhadap catalyst gas buang. Kepatuhan regulasi sangat penting |
| Oxygenates (komponen blending) | Etanol memberikan +1–3 RON per 10% campuran serta kandungan terbarukan; digunakan secara luas pada Pertalite dan Pertamax di Indonesia |
| Aromatic amine-based | Penambah oktan bebas logam yang disetujui di beberapa pasar; status regulasi bervariasi menurut yurisdiksi. Konfirmasi sebelum digunakan |
Mengapa Oktan Lebih Penting pada Mesin Modern
Mesin turbocharged yang beroperasi pada rasio kompresi tinggi, yang semakin menjadi standar pada kendaraan penumpang modern untuk mencapai target efisiensi bahan bakar, memiliki kebutuhan oktan yang lebih tinggi dibandingkan mesin naturally aspirated setara. Mesin yang dikalibrasi untuk RON 95 tetapi menggunakan bahan bakar RON 90 akan mengalami pemunduran waktu pengapian oleh sistem knock control, yang secara langsung menurunkan efisiensi termal dan daya. Penalti efisiensi bahan bakar pada operasi oktan rendah berkelanjutan dapat mencapai 3–5%, menghapus penghematan biaya dari bahan bakar yang lebih murah. Octane improver memungkinkan refiner memproduksi gasoline grade premium dari stok dasar yang jika tidak akan membutuhkan kandungan reformate atau alkylate yang lebih tinggi, memperbaiki ekonomi refinery sambil tetap memenuhi spesifikasi.