Produksi Minyak & Gas
Kimia yang telah terbukti di lapangan untuk tantangan hulu Indonesia, dari lapangan tua di Sumatra dan Kalimantan hingga blok deepwater di Selat Makassar dan Laut Andaman.
Masalah & Solusi
Sektor hulu Indonesia mencakup cekungan onshore yang menua, platform lepas pantai dangkal, dan area deepwater yang baru berkembang. Setiap lingkungan operasi menghadirkan tantangan kimia berbeda yang memengaruhi efisiensi produksi, integritas peralatan, dan kepatuhan regulasi.
Sumur Tua & Produksi Menurun
Area produksi utama di Riau, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Timur sudah jauh memasuki masa akhir produksinya. Tekanan reservoir menurun, efisiensi separator berkurang, dan stabilitas emulsi memburuk. Demulsifier dan production enhancer dengan dosis yang tepat memulihkan produksi yang tertunda dengan capex minimal.
High Water Cut
Produksi air dari lapangan tua Indonesia rutin melebihi 90% dari total fluida. Hal ini membebani kapasitas separation train dan penanganan produced water. Reverse demulsifier dan flocculant mengurangi water-in-oil carryover, menurunkan volume pembuangan, dan melindungi peralatan reinjeksi downstream.
Kondisi HPHT
Sumur bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi di Laut Natuna, Laut Andaman, dan Cekungan Kutei yang dalam membutuhkan bahan kimia yang stabil secara termal di atas 150°C. Scale inhibitor dan corrosion inhibitor konvensional terdegradasi pada kondisi ini, sehingga peralatan tidak terlindungi selama interval produksi kritis.
Deepwater Flow Assurance
Suhu dasar laut yang dingin di Selat Makassar dan Laut Sulawesi bagian dalam memicu deposisi paraffin dan destabilisasi asphaltene pada subsea tieback yang panjang. Satu flowline yang tersumbat dapat menutup seluruh satellite cluster. Biaya pencegahan jauh lebih kecil dibandingkan remediasi melalui intervensi hot-oil atau pigging.
H2S Tinggi & Sour Service
Cekungan Sumatra Selatan, Laut Natuna, dan Papua Barat memiliki salah satu konsentrasi H2S tertinggi di Asia Tenggara. Sour gas menyerang carbon steel dengan laju yang dipercepat dan menciptakan risiko SCC pada alloy berkekuatan tinggi. Kimia scavenging yang akurat mencegah penurunan mutu crude ekspor dan menghilangkan pelanggaran batas keselamatan personel.
Waxy Crude & Integritas Pipeline
Crude dari Sumatra dan Kalimantan Timur memiliki kandungan wax tinggi dengan pour point di atas 35°C pada sebagian lapangan. Trunk line tanpa insulasi dan shutdown yang berkepanjangan memicu pembentukan wax gel yang dapat membuat pipeline tidak bisa dijalankan kembali tanpa intervensi yang mahal. Pour point depressant dan wax inhibitor menjaga fluiditas di seluruh rentang operasi.
Produk Industri
Jelajahi rangkaian lengkap produk Produksi Minyak & Gas, dikelompokkan berdasarkan kategori.
Flow Assurance
Asset Integrity
Water Management
Product Maximization
Gas Treatment
Temukan Solusi yang Tepat
Jelajahi rangkaian lengkap bahan kimia hulu kami atau hubungi tim teknis kami untuk rekomendasi spesifik di lapangan Anda.