Listrik Statis dan Risiko Kebakaran Bahan Bakar
Saat bahan bakar hidrokarbon mengalir melalui pipeline, melewati filter, atau dimuat ke tangki penyimpanan dan pesawat, gesekan antara bahan bakar dan permukaan yang bersentuhan menghasilkan muatan elektrostatik. Bahan bakar yang sangat murni, terutama ULSD, Jet-A/A-1, dan produk hydrocracked, memiliki konduktivitas listrik yang sangat rendah. Artinya, muatan yang dihasilkan tidak dapat lepas dengan cepat. Muatan menumpuk di permukaan bahan bakar, menciptakan potensial tegangan tinggi yang dapat melepaskan diri sebagai percikan langsung ke ruang uap bahan bakar di atas cairan.
Dengan adanya campuran uap bahan bakar-udara yang mudah terbakar selama operasi pengisian dan loading tangki, pelepasan elektrostatik merupakan bahaya penyalaan yang nyata dan telah terdokumentasi dengan baik. Static Dissipator Additives mengatasi hal ini dengan meningkatkan konduktivitas bahan bakar hingga beberapa orde besaran, memungkinkan muatan lepas ke ground dengan cepat alih-alih menumpuk hingga mencapai potensial pelepasan.
Perbedaan penting: SDA bukan pengganti earthing dan bonding yang tepat selama transfer. Keduanya saling melengkapi. SDA mengurangi laju pembentukan muatan dan mempercepat pelepasannya; earthing dan bonding menyediakan jalur kembali ke ground. Keduanya diperlukan untuk operasi transfer bahan bakar yang aman sesuai standar EI dan IATA.
Cara Kerja SDA
Senyawa ini terionisasi dalam bahan bakar, menyediakan pembawa muatan bergerak yang memungkinkan muatan statis mengalir ke ground alih-alih menumpuk. SDA (misalnya Stadis 450) bekerja pada treat rate yang sangat rendah, umumnya 1–3 mg/kg, mencapai rentang konduktivitas target 50–600 pS/m yang disyaratkan untuk bahan bakar aviasi. Konduktivitas tidak boleh melebihi batas maksimum, karena over-treatment dapat mengganggu beberapa sistem pengukuran bahan bakar pesawat.
Area Aplikasi
| Aplikasi | Risiko Statis | Persyaratan SDA |
|---|---|---|
| Aviation Turbine Fuel (Jet-A/A-1) | Risiko tinggi pada pengisian sayap pesawat, operasi pressure refueling, dan filter separator berlaju alir tinggi | Wajib sesuai DEF STAN 91-091 dan EI 1529; konduktivitas 50–600 pS/m; hanya produk yang disetujui (misalnya Stadis 450) |
| ULSD / Low-S Diesel | Risiko sedang pada loading terminal berlaju alir tinggi, injeksi pipeline, dan loading rel | Digunakan oleh terminal dan refiner pada throughput tinggi; mencegah penumpukan muatan pada filter-separator |
| Marine Bunker Loading | Risiko selama operasi bunkering berlaju alir tinggi, khususnya untuk VLSFO dan MGO berviskositas rendah | SDA diterapkan pada titik loading; mengurangi risiko selama transfer volume besar ke tangki kapal |
| Refinery Pipeline / Loading Arms | Pembentukan muatan melalui filter produk dan flow meter pada laju alir tinggi | SDA dalam aliran produk refinery mengurangi risiko pelepasan statis pada loading arm dan tank top terbuka |